![]() |
| Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl. (Foto: dok. Irish Times) |
Amman, Tsaqofah - Setelah
Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menghentikan dana bantuan bagi Badan Pemulihan
dan Pekerjaan PBB (UNRWA), kepala lembaga untuk pengungsi Palestina itu menulis
sebuah surat terbuka.
"Saya
menyampaikan penyesalan mendalam dan kekecewaan pada sifat dari keputusan
AS," kata Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl dalam surat yang
ditujukan kepada pengungsi Palestina dan staf UNRWA, demikian MINA melaporkan.
Sebelumnya, Krahenbuhl
telah berjanji bahwa operasi UNRWA akan terus berlanjut.
AS telah menjadi
penunjang sepertiga dana UNRWA selama ini. Penghentian dana bantuan itu
mengancam keberlangsungan layanan lembaga tersebut terhadap jutaan pengungsi
Palestina.
Dalam surat itu ia
mengingatkan bahwa jutaan pengungsi Palestina "tidak bisa begitu saja
pergi."
Menurutnya,
pengungsi Palestina memiliki hak di bawah hukum internasional dan mewakili
komunitas 5,4 juta pria, wanita dan anak-anak yang tidak bisa diabaikan begitu
saja.
Komentar Krahenbuhl
muncul tiga hari setelah Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert,
mengatakan "tidak akan memberikan kontribusi tambahan kepada UNRWA."
(minanews.net)


0 Komentar