Oleh
Abu Tsaqib Abdurrahman
Dalam kehidupan seorang Muslim, segala sesuatu yang ada
di dunia ini bisa menjadi pelajaran. Artinya selalu ada ibroh dibalik semua
kejadian atau ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di muka bumi ini. Salah satu
ciptaan Allah yang pasti akan menjadi tempat tinggal terakhir saat manusia
menghadapNya (mati) adalah kuburan.
Bagi seorang Muslim yang kuat imannya, melihat kubur akan
memberikan makna tesendiri, seolah-olah kubur berkata-kata kepadanya dan
memberi nasihat. Paling tidak, ada 7 nasehat kubur yang mesti direnungi oleh
setiap Muslim, antara lain sebagai berikut.
Pertama, kubur adalah tempat yang gelap
gulita. Jika bisa bicara, ia akan berkata, “Aku adalah tempat yang paling
gelap di antara yang gelap, maka terangilah aku dengan salat Tahajud. Mengapa
harus menerangi kubur dengan salat tahajud? Di dalam kubur, tidak ada secercah
cahaya dan sekilas sinarpun yang menyelusup masuk ke dalamnya. Tiada seorangpun
yang dimasukkan kedalamnya melainkan ia akan merasakan dalam keadaan gelap
tiada tara.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, Dari Abu Hurairah radliyallahu
anhu bahwasanya ada seorang
perempuan hitam atau pemuda yang biasa menyapu masjid. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam merasa kehilangan akan dirinya, maka
beliau bertanya tentangnya. Mereka berkata, “ia telah meninggal dunia”. Nabi Shallallahu
‘Alaihi Wasallam bersabda, “Mengapakah
kalian tidak memberitahuku.”
Namun mereka
seakan-akan memandang remeh akan persoalannya. Nabi bersabda, “Tunjukkan
kuburnya kepadaku.” Lalu mereka menunjukkannya kepadanya kemudian beliaupun
sholat (jenazah) di atas kuburnya. Lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya
kuburan ini dipenuhi kegelapan bagi penghuninya dan Allah Ta’ala meneranginya
untuk mereka dengan sholatku atas mereka.” [HR Muslim: 956, al-Bukhoriy: 458, 460,
1337, Abu Dawud: 3203 dan Ibnu Majah: 1527. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy:
shahih].
Kedua, kubur adalah tempat yang paling
sempit, maka luaskanlah ia dengan bersilaturahim. Di antara jenis azab kubur selanjutnya adalah dengan
mendapatkan himpitan kubur yang akan mematahkan dan menghancurkan tulang
belulang penghuninya. Bahkan hampir semua orang yang mati itu ketika dikuburkan
di dalam kuburnya akan merasakan himpitan kubur lalu akan dilonggarkan darinya
dari sebab keimanan dan amal shalihnya.
Dalam
sebuah hadis, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, Dari Abu Ayyub radliyallahu anhu bahwasanya ada seorang anak kecil dikuburkan.
Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Seandainya ada seseorang
terbebas dari himpitan kubur, niscaya anak ini terbebas.” [HR ath-Thabraniy di dalam al-Kabiir, Abu
Ya’la dan adl-Dliya’. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: shahih].
Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh
al-Barro’ bin Azib radliyallahu anhu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam
bercerita, “Maka datanglah kepadanya sebahagian dari panas dan anginnya api
neraka dan dipersempitlah kuburnya atasnya sehingga tulang belulangnya
berselisih.” [HR Abu Dawud: 4753, Ahmad: IV/ 287-288, 295-296 dan siyak hadits ini baginya, al-Hakim,
ath-Thoyalisiy dan al-Ajuriy di dalam kitab asy-Syari’ah halaman 327-328.
Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih].
Tak seorang pun yang bebas dari himpitan kubur, bahkan para
sahabat sekalipun akan mengalami himpitan kubur. Dari Ibnu Umar radliyallahu anhumadari
Rosulullah Shallallahu
alaihi wa sallambersabda, “(Orang) inilah (yaitu Sa’d bin Mu’adz radliyallahu anhu) yang arsy
berguncang karenanya, pintu-pintu langit terbuka lantarannya dan tujuh puluh
ribu malaikat menyaksikannya. Sungguh-sungguh ia telah dihimpit (oleh bumi)
dengan sekali himpitan lalu ia dilonggarkan darinya.” [HR an-Nasa’iy: IV/ 100-101. Berkata asy-Syaikh
al-Albaniy: shahih].
Ketiga, kubur adalah tempat yang paling
sepi maka ramaikanlah ia dengan perbanyak baca Al-Quran. Kubur adalah tempat yang paling sepi. Selain
panas, sepi menjadi hal yang menakutkan bagi setiap orang. Bisa jadi, saat di
dunia, ia ditemani oleh teman-teman, saudara, dan keluarganya, tapi ketika
masuk ke dalam kubur, ia akan merasakan kesepian tak terkira.
Kubur adalah tempat dimana setiap orang yang berakal akan
merasakan betapa sepinya. Sesepi-sepinya kita di dunia, tapi tentu saja masih
sangat mencekam kesepian di dalam kubur. Karena itu siapkan diri untuk bekal
menghadapi kesepian itu kelak dengan memperbanyak membaca Al-Quran.
Keempat, kubur adalah tempatnya
binatang-binatang yang menjijikan maka racunilah ia dengan amal sedekah.
Jika saya dan Anda tidak ingin bertemu
dengna binatang-binatang yang menjijikkan kelak di alam kubur, maka persiapkan
diri sejak sekarang untuk menangkalnya dengan memperbanyak sedekah.
Imam Ibnul Qoyyim RA berkata, “Sesungguhnya
sedekah bisa memberikan pengaruh yang menakjubkan untuk menolak berbagai
bencana sekalipun pelakunya orang yang Fajir (pendosa), zhalim atau bahkan
orang kafir, karena Allah Ta’ala. akan menghilangkan berbagai macam bencana
dengan perantaraan sedekah tersebut. Hal ini sudah menjadi rahasia umum bagi
umat manusia. Sebagian besar umat manusia sepakat tentang hal ini karena mereka
telah mencobanya.” (dari terjemahan Al- Wabilu ‘Sh Shoyyib karya Ibnul
Qoyyim).
Kelima, kubur adalah tempat yang bisa
menghimpit manusia. Maka cara agar terbebas dari himpitan kubur adalah
dengan menegakkan solat lima waktu. Hari ini, betapa banyak orang yang lebih
sibuk dengan pekerjaannya sehingga lupa melaksanakan solat lima waktu. Padahal,
solat lima waktu adalah syarat yang menjadi pondasi diterimanya amal ibadah.
Dalam sebuah hadis, “Dari
Abu Hurairah, ia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
bersabda, “Sesungguhnya pertama-tama perbuatan manusia yang dihisab pada
hari kiamat, adalah solat wajib. Maka apabila ia telah menyempurnakannya (maka
selesailah persoalannya). Tetapi apabila tidak sempurna solatnya, dikatakan
(kepada malaikat), “Lihatlah dulu, apakah ia pernah mengerjakan shalat sunnah!
Jika ia mengerjakan shalat sunnah, maka kekurangan dalam shalat wajib
disempurnakan dengan shalat sunnahnya”. Kemudian semua amal-amal yang wajib
diperlakukan seperti itu.” [HR. Khamsah, dalam Nailul Authar juz 1, hal.
345]. (tsaqofah.com)
Semoga bermanfaat.


0 Komentar