Tsaqofah.com - Kenyataannya, tidak setiap orang bisa membangun rumah tangganya menjadi rumah tangga yang berbalut sakinah mawadah dan rohmah. Memang tidak akan pernah bisa kecuali jika ada pertolongan Allah. Setidaknya, tulisan ringan ini akan mencerahkan pembaca bagaimana menjadikan rumah tangganya bahagia.
Minimal ada tujuh (7) langkah untuk membangun rumah tangga agar bahagia. Tujuh langkah itu adalah sebagai berikut.
Pertama, Perkawinan adalah Amanat Allah SWT, maka jagalah amat Allah itu sekuat-kuatnya dan seteguh-teguhnya, karena
setan akan berusaha dengan seribu satu macam cara untuk menghancurkan
perkawinan tersebut.
Kedua, Perkawinan adalah Sunnah RosulNya yang harus
diikuti yang harus diikuti perasaan memiliki dan bertanggung jawab terhadap
keutuhan rumah tangga, demi terciptanya panji-panji Illahi.
Perkara yang satu inipun tak mudah, memang sunnah rosulullah, namun kerena
persoalan kehidupan yang terkadang rumit dari segi ekonomi, social, budaya dan
lain sebagainya, banyak orang yang tak sempat menjalankannya, bahkan ada yang
sampai akhir hayatnya tetap membujang, bukan tak mau menjalankannya, namun
berbagai factor menghambatnya menuju kepelaminan.
Ketiga, Perkawinan adalah bahtera rumah tangga yang melaju di samudera kehidupan
yang sangat luas, mengarungi ombak kehidupan menuju Pantai Illahi Robbi yang penuh ridho dan diridhoiNya.
Kempat, Perkawinan adalah simpul yang sangat kuat, karena diikat langsung oleh Kalimat Illahi yang mengikat dua hati, dua jiwa menjadi satu dalam
bahtera rumah tangga, dimana sang suami menjadi kepala rumah tangga dan sang
istri mendampinginya.
Kelima, Perkawinan adalah Taman Illahi, tempat berbagi,
bercerita, bercengkrama, bercinta dan berkasih sayang antara suami istri dengan
penuh keikhlasan, kesabaran, ketabahan dan kebenaran.
Keenam, Perkawinan adalah Karunia Illahi yang diberikan
kepada mereka yang mau berbagi kepada sesamanya dalam suka maupun duka, dan
yang berusaha menekan egonya sendiri demi kebahagiaan bersama.
Ketujuh, Perkawinan adalah Lembaga Illahi yang menaungi
jiwa raga suami, istri dan anak, demi terwujud keluarga yang sakinah, keluarga
yang penuh ridho dan ampunanNya, keluarga yang penuh lindungan dan rakhmatNya. Semoga bermanfaat


0 Komentar