TSAQOFAH.COM
- Ada beberapa jenis gula yang bisa kita konsumsi. Salah satunya adalah gula
aren yang berwarna kecokelatan. Khusus untuk gula aren, ada yang menyebut gula
ini aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Padahal, gula biasanya
dianggap sebagai bahan makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit
ini.
Sebenarnya,
apakah memang gula aren aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes?
Sebenarnya,
kandungan karbohidrat di dalam gula aren dan gula pasir putih cenderung sama.
Di dalam satu sendok kedua jenis gula ini sama-sama memiliki 4 gr karbohidrat
dan 16 kalori. Hanya saja, gula aren dan gula pasir dibuat dari bahan yang
berbeda. Gula aren terbuat dari nira pohon aren atau enau dan gula putih
berasal dari tebu.
Proses
pembuatan keduanya juga berbeda. Gula pasir biasanya akan melalui proses
pemurnian atau rafinasi setelah dibekukan menjadi kristal. Proses pemurnian ini
melibatkan pemutihan, pencucian dan pengkristalan kembali. Sayangnya, proses
ini akan membuat beberapa nutrisi asli gula putih menghilang. Hal yang berbeda
terjadi pada gula aren yang tidak melalui proses pemurnian apapun dan hanya
dipanaskan demi menghilangkan kuman dan bakteri.
Gula
aren memiliki kandungan sukrosa 70 hingga 79 persen serta glukosa dan fruktosa
masing-masing sekitar 35 persen. Jumlah ini lebih rendah dari gula putih yang
kandungan sukrosanya biasanya hampir atau mencapai 100 persen, glukosa 50
persen, dan fruktosa 50 persen.
Untuk
nilai indeks glikemik, gula aren hanya memiliki angka 35 persen. Sementara itu,
gula pasir mencapai angka 60-65. Sebagai informasi, indeks glikemik yang
melebihi angka 55 dianggap sudah mampu mempengaruhi kadar gula darah. Bahkan,
indeks glikemik di angka 70 sudah bisa memici lonjakan kadar gula darah yang
bisa saja membahayakan kesehatan.
Melihat
rendahnya nilai indeks glikemik gula aren, bisa diambil kesimpulan bahwa gula
ini memang lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Selain itu, karena
tidak melalui proses pemurnian, gula ini juga menawarkan lebih banyak nutrisi
seperti vitamin dan mineral.
Hanya
saja, meskipun lebih aman, penderita diabetes tetap harus membatasi
konsumsinya. Cobalah berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui
seberapa banyak gula aren yang dianggap aman untuk dikonsumsi setiap hari
sehingga tidak akan menyebabkan dampak buruk bagi
kesehatan.(sumber:doktersehat.com)
0 Komentar