Oleh Abu Najma AM
TSAQOFAH.COM - Shalehah, adalah sebuah kata yang senantiasa dirindukan
oleh setiap wanita dalam Islam. Shalehah adalah kata yang sarat makna kebaikan,
dari dunia hingga akhirat. Tak sedikit lelaki yang mengidamkan pendamping
hidupnya menjadi wanita shalehah. Bagaimana tidak, lelaki yang mempunyai
pasangan seorang wanita shalehah, dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ia seolah-olah
sudah mendapatkan separuh kekayaan dalam hidupnya.
Ada baiknya untuk mengetahui kriteria apa saja yang
membuat seorang wanita bisa dikatakan shalehah. Ternyata di Al-Qur’an sudah
jelaskan mengenai kriteria tersebut. Berikut ini adalah ulasan mengenai enam
kriteria wanita shalehah berdasarkan Al-Qur’an.
Pertama, MUSLIMAH
Kriteria pertama wanita yang menjadi tolak ukur
keshalehan adalah wanita yang muslimah. Wanita muslimah ini senantiasa berserah
diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan tunduk patuh kepada perintah dan
larangan-Nya.
Seperti dulu Nabi Ibrahim berserah diri kepada Allah, “(Ingatlah)
ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), “Aslamtu, berserah dirilah”. Dia
(Ibrahim) menjawab, “Aku berserah diri kepada Tuhan Seluruh Alam)”
Kedua, MUKMINAH
Kriteria selanjutnya selain wanita yang muslimah yakni
mukminah. Seorang wanita mukmin akan berhasil menjaga keimanan yang dimilikinya
agar tidak hilang. Bahkan wanita yang memiliki kriteria ini keimanannya tidak
pernah menurun dan tidak juga lekang oleh waktu.
Ketiga, QONITAH
Qonitah merupakan ciri wanita yang sangat taat kepada
Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam Qur’an Surah At-Tahrim ayat 12, sudah
dijelaskan mengenai kriteria ini. Allah SWT berfirman yang artinya, “Dan
Maryam putri Imron yang memelihara kehormatannya, maka kami tiupkan ke dalam
rahimnya sebagian dari ruh ciptaan kami, dan dia membenarkan kalimat-kalimat
Tuhan-nya dan kitab-kitab-Nya, wa kaanats minal qonitiin, dan dia termasuk
perempuan yang taat”.
Keempat, TAAIBAH
Kriteria selanjutnya yaitu Taaibah. Kriteria ini
diartikan sebagai wnaita yang selalu bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa
Ta’ala. Wanita-wanita ini selalu bertaubat dari dosa-dosa yang mereka lakukan.
Setelah melakukan taubat tersebut, mereka akan kembali pada perintah yang telah
ditetapkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam. Bahkan mereka akan meninggalkan apa yang disenangi oleh hawa nafsu
mereka. Sebuah perwujudan dari perintah Allah di ayat ke-8 surat At-Tahrim,
“Wahai
orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha,
taubat yang sungguh-sungguh.”
Kelima, ‘AABIDAH
Kriteria wanita shalehah selanjutnya adalah ‘aabidah
yakni wanita yang gemar beribadah. Mereka senantias mengerjakan sholat wajib
tepat waktu, shalat sunnag dan tidak pernah dibiarkan berlalu. Wanita-wanita
yang memiliki karakter ini banyak melakukan ibadah kepada Allah Subhanahu Wa
Ta’ala (dengan mentauhidkan-Nya karena semua yang dimaksud dengan ibadah kepada
Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam Al-Qur’an adalah tauhid, kata Ibnu Abbas
ra).
Keenam, SAAIKHAH
Kriteria wanita shalehah yang terakhir yaitu Saaikhah.
Saaikhah diartikan sebagai wanita yang gemar bersedekah. Mereka senantiasa
mengerjakan ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan secara lengkap. Tidak hanya
itu, mereka juga rajin mengerjakan puasa sunnah.
Demikian sedikit ulasan mengenai enam kriteria wanita
shalehah menurut Al-Qur’an. Jadi, tak ada alasan bagi setiap wanita Islam untuk
tidak menjadi wanita shalehah dan senantiasa berupaya menjaga keshalehahannya
agar Allah Ta’al meridhainya dari dunia hingga Surga kelak, wallahua’lam.


0 Komentar