Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Jakarta, TSAQOFAH.COM - Sebelum mendaftar Kartu Prakerja,
sebaiknya Anda mengetahui beberapa hal mengenai program andalan Presiden Joko
Widodo tersebut.
Seperti diketahui, pendaftaran gelombang
pertama Kartu Prakerja berlangsung dari Sabtu (11/4/2020) hingga Kamis
(16/4/2020).
Kini, Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemnaker) RI sudah menjelaskan beberapa hal yang perlu diketahui mengenai
Kartu Pra Perja melalui akun Twitter-nya @KemnakerRI.
Ada beberapa pertanyaan yang dijawab.
Pertama, apakah bantuan atau manfaat
Kartu Prakerja diberikan secara tunai?
Akun Kemnaker menjawab, bantuan tersebut
tak diberikan secara tunai.
"Bantuan akan diberikan secara
non-tunai melalui mitra platform digital dan mitra pembayaran resmi Kartu
Prakerja," tulis akun itu, dikutip TribunJabar.id, Senin (13/4/2020).
Kedua, apakah hanya pengangguran yang
bisa mendapat Kartu Prakerja?
Kemnaker menjawab, orang yang sudah
bekerja dan berwirausaha pun boleh mendaftar program Kartu Prakerja.
Terakhir, berapa kali bantuan atau
manfaat Kartu Prakerja diberikan? Bantuan ternyata akan diberikan delapan
kali dalam bentuk: Biaya pelatihan senilai Rp 1 juta (1
kali). Insentif pascapelatihan senilah Rp 600
ribu (4 kali). Insentif survey kebekerjaa senilah Rp 50
ribu (3 kali).
Perlu diketahui, menurut laman resmi
Kementerian Ketenagakerjaan, Kartu Prakerja adalah program pengembangan
kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau
pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Nantinya, pemegang Kartu Prakerja dapat
mendapatkan layanan pelatihan vokasi (skilling dan re-skilling).
Dikutip TribunJabar.id dari Kompas.com,
skilling ditujukan untuk pencari kerja yang berstatus fresh graduate, baik yang
baru lulus sekolah maupun kuliah.
Sedangkan re-skilling diperuntukan untuk
pekerja yang terkena PHK yang berpotensi terkena PHK agar mendapatkan
pembekalan keterampilan yang berebda atau baru untuk alih profesi.
Melalui platform digital yang disiapkan
pemerintah, nantinya pemegang Kartu Prakerja dapat memilih pelatihan atau
kursus yang diminati.
Ada juga pelatihan berbayar di mana
pemilik Kartu Prakerja dapat mengikutinya.
Untuk pelatihan online paling mahal atau
maksimal adalah Rp 3 juta, sedangkan pelatihan offline maksimal Rp 7 juta. Tak
cuma itu, pemilik Kartu Prakerja yang sudah mengikuti pelatihan akan
mendapatkan sertifikan dan insentif atau honor.
Insentif tersebut akan ditransfer dalam
tiga tahapan dalam bentuk e-wallet. Bagi Anda yang berminat dapat mendapatkan
Kartu Prakerja ini dengan cara mendaftar di website resminya.
Namun sebelumnya, ketahui dulu syarat
yang harus dipenuhi.
Penerima
Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun, dan
sedang tidak mengikuti pendidikan formal.
"Kartu Prakerja tidak hanya untuk
mereka yang sedang mencari pekerjaan, namun juga buruh, karyawan dan pegawai.
Pendeknya, semua warga bangsa yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang
sekolah atau kuliah, boleh mendaftar," tulis laman resmi Kartu Prakerja.
1. Daftar Lewat Situs Resminya
Akses situs https://www.prakerja.go.id/. Di situs tersebut, nantinya Anda akan
diminta untuk mendaftarkan akun. Cukup siapkan email atau nomor ponsel
yang aktif. Setelah mendaftar, nantinya Anda bakal
mendapatkan kode verifikasi melalui SMS atau email. Langkah berikutnya, Anda tinggal log in
saja ke akun yang telah dibuat.
2. Isi Form Pendaftaran dan Ikut Tes
Online
Jika sudah masuk ke akun, Anda
diharuskan untuk mengisi form pendaftaran.
Tak hanya itu, Anda juga diharuskan
mengikuti seleksi online kemampuan dasar dan motivasi.
Menurut laman Kompas, petugas Pengantar
Kerja/Antar Kerja di Disnaker dapat mendampingi peserta untuk mendaftar melalui
website secara kolektif dan melakukan seleksi online berdasarkan kemampuan
dasar dan motivasi.
3. Memilih dan Mengikuti Pelatihan
Berikutnya, peserta dapat memilih
beberapa pelatihan yang ditawarkan, baik online maupun offline. Untuk membayar
biaya pelatihan tersebut, Anda dapat menggunakan saldo Kartu Prakerja.
Selanjutnya, Anda tinggal mengikuti saja
pelatihan tersebut.
Sertifikat
pun akan diberikan jika pelatihan sudah selesai diikuti.
4. Mendapatkan Insentif
Jangan lupa untuk memberikan ulasan atau
rating terhadap lembaga pelatihan yang dipilih. Selain itu, Anda juga bisa
memperoleh instentif sebesar Rp 500 ribu. Insentif tersebut akan ditransfer dalam
3 tahap ke saldo Kartu Prakerja.
Berikutnya, Anda juga bisa mengisi
surbei yang ditanyakan dalam 3 tahap.
Melalui survei itu, peserta bisa
mendapatkan insentif pengisian survei sebesar Rp 150 ribu sebagai feedback
efektivitas program, kesesuaian pelatihan dan penempatan kerja, dan
sebagainya.(sumber:jabar.tribunnews)
0 Komentar